Sabtu, 17 Mei 2008 adalah hari bersejarah bagi saya. Sejak aku memiliki 2 orang bidadari kecil, saya tidak pernah berani untuk melakukan perjalanan jauh walaupun hanya dalam kota. Hari Jumat pagi, dalam mobil saya membicarakan rencana saya untuk mengajak anak-anak jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor besok hari, tapi Jerry memberikan ide, lebih baik tidak ke Kebun Raya Bogor tapi ke Ragunan saja. Akhirnya kami berdua sepakat besok akan jalan-jalan ke Ragunan. Lalu pembicaraan beralih ke bekal dan perlengkapan apa yang sebaiknya dibawa, tapi tiba-tiba…………… ciiiittt, mobil depan berhenti, mobil kami juga berhenti mendadak, bersamaan dengan itu…………….dugg…. mobil kami ditabrak keras dari belakang, jadilah tabrakan beruntun, 4 mobil termasuk mobil kami.
hmmm…. setelah menyelesaikan semua urusan mobil dan tabrakan tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk tetap pergi.
Malam hari, seperti biasa ketika Audrey sudah susah tidur, saya sedang merayu,
“Dede, besok kan mau jalan-jalan, mau lihat ular ga?”
Aurel ikutan nimbrung “Jangan Dede, ular itu ada racunnya, nanti digigit, lidahnya kayak gini nich …(sambil melipat lidahnya dan menjulurkan lidahnya)
Besok pagi ketika semua sudah siap …kami berangkat……..tidak disangka ternyata jalanan macet, dede mulai rewel padahal Ragunan masih jauh……. Audrey mau pipis tapi tidak mau pipis di plastik, tidak mau dipakaikan pampers, akhirnya mobil terpaksa berhenti di tepi jalan dan Audrey pipis di tepi jalan………. agak was-was sich, masih kebawa kepercayaan yang dlu kecil disampaikan oleh orang tua saya, bahwa tidak boleh pipis sembarang, kalau “ada yang tersinggung” bisa berabe, tapi saya berdoa untuk audrey semoga semuanya tidak terjadi seperti itu